- Jumlah Jemaat: 1,681 jiwa
- Laki-laki: 864
- Perempuan: 817
- Penyandang Disabilitas: 1
- Lansia: 245
- Data Tahun: 2026
GPIB Syaloom Balikpapan
Jl. Marsma R. Iswahyudi RT 15 No 17 Kel. Sepinggan Balikpapan , Kalimantan Timur
- Koordinat: -1.2593122895994, 116.91519871052
-
3 Ancaman Bencana dalam kurung waktu 5-10 Tahun
Banjir Epidemi dan wabah penyakit (covid-19/korela/PES/Flu Burung/Flu Babi, dll) Konflik sosial antar kelompok/antar komunitas masyarakat -
Kapasitas:
Penilaian Ketangguhan Gereja
Sumber informasi yang gereja gunakan untuk mendapatkan informasi terkait kebencanaan
BNPB/BPBD; BMKG; WhatsApp Group
Gereja memiliki program atau rencana kegiatan untuk menghadapi bencana
Tidak
Gereja memiliki regulasi/SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait respon bencana
Tidak
Gereja memiliki alat peringatan dini
Tidak punya
Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana aksesibel bagi kelompok rentan
Punya sudah diperbarui
Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana
Punya sudah diperbarui
Apakah ada petugas khusus untuk mengarahkan evakuasi jemaat pada saat ibadah bila terjadi bencana?
Punya, belum berperan optimal
Gereja memiliki komisi atau tim kusus untuk penangulangan bencana
Tidak punya
Apa saja perangkat/peralatan yang dimiliki Gereja terkait kesiapsiagaan bencana
Lampu senter; Lampu darurat; Kotak P3K; Alat pemadam kebakaran; Genset; Handy Talkie (HT)
Apakah gereja memiliki alokasi anggaran khusus untuk penanggulangan bencana
Tidak punya
Gereja pernah melakukan sosialisasi tentang penanggulangan bencana pada jemaat
Tidak
Siapa pihak-pihak yang bekerja sama dalam penanggulangan becana
BNPB/BPBD; PMI/SAR/Damkar (pemadam kebakaran); BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)
Gereja menggunakan media komunikasi informasi untuk meningkatkan pemahaman pengurangan risiko bencana
Brosur
Kebutuhan pelatihan untuk peningkatan kapasitas gereja dalam pengurangan risiko bencana, lingkungan hidup, konflik sosial, radikalisme, dll.
Teologi bencana; Perubahan iklim & lingkungan; Interaksi & konflik sosial; Disabilitas & inklusi