Foto Gereja
  • Jumlah Jemaat: 1,681 jiwa
  • Laki-laki: 864
  • Perempuan: 817
  • Penyandang Disabilitas: 1
  • Lansia: 245
  • Data Tahun: 2026
Terakhir diupdate: 19 September 2026, 03:34

GPIB Syaloom Balikpapan

Jl. Marsma R. Iswahyudi RT 15 No 17 Kel. Sepinggan Balikpapan , Kalimantan Timur

Kontak Gereja:
0812502784444
-
syaloom.balikpapan@gpib.or.id
  • Koordinat: -1.2593122895994, 116.91519871052
  • 3 Ancaman Bencana dalam kurung waktu 5-10 Tahun
    Banjir
    Epidemi dan wabah penyakit (covid-19/korela/PES/Flu Burung/Flu Babi, dll)
    Konflik sosial antar kelompok/antar komunitas masyarakat
  • Kapasitas:

Penilaian Ketangguhan Gereja

Sumber informasi yang gereja gunakan untuk mendapatkan informasi terkait kebencanaan

BNPB/BPBD; BMKG; WhatsApp Group

Gereja memiliki program atau rencana kegiatan untuk menghadapi bencana

Tidak

Gereja memiliki regulasi/SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait respon bencana

Tidak

Gereja memiliki alat peringatan dini

Tidak punya

Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana aksesibel bagi kelompok rentan

Punya sudah diperbarui

Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana

Punya sudah diperbarui

Apakah ada petugas khusus untuk mengarahkan evakuasi jemaat pada saat ibadah bila terjadi bencana?

Punya, belum berperan optimal

Gereja memiliki komisi atau tim kusus untuk penangulangan bencana

Tidak punya

Apa saja perangkat/peralatan yang dimiliki Gereja terkait kesiapsiagaan bencana

Lampu senter; Lampu darurat; Kotak P3K; Alat pemadam kebakaran; Genset; Handy Talkie (HT)

Apakah gereja memiliki alokasi anggaran khusus untuk penanggulangan bencana

Tidak punya

Gereja pernah melakukan sosialisasi tentang penanggulangan bencana pada jemaat

Tidak

Siapa pihak-pihak yang bekerja sama dalam penanggulangan becana

BNPB/BPBD; PMI/SAR/Damkar (pemadam kebakaran); BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)

Gereja menggunakan media komunikasi informasi untuk meningkatkan pemahaman pengurangan risiko bencana

Brosur

Kebutuhan pelatihan untuk peningkatan kapasitas gereja dalam pengurangan risiko bencana, lingkungan hidup, konflik sosial, radikalisme, dll.

Teologi bencana; Perubahan iklim & lingkungan; Interaksi & konflik sosial; Disabilitas & inklusi