Foto Gereja
  • Jumlah Jemaat: 733 jiwa
  • Laki-laki: 340
  • Perempuan: 393
  • Penyandang Disabilitas: 1
  • Lansia: 154
  • Data Tahun: 2026
Terakhir diupdate: 15 September 2026, 17:39

GPIB Jemaat Immanuel Wr Supratman Mataram-Mupel Bali Ntb

Jalan WR Supratman no. 1 Mataram Barat , Nusa Tenggara Barat

Kontak Gereja:
0370625119
-
immanuel.wrsupratman@gpib.or.id
  • Koordinat: -8.5835597199331, 116.10837202452
  • 3 Ancaman Bencana dalam kurung waktu 5-10 Tahun
    Epidemi dan wabah penyakit (covid-19/korela/PES/Flu Burung/Flu Babi, dll)
    Konflik sosial antar kelompok/antar komunitas masyarakat
  • Kapasitas:

Penilaian Ketangguhan Gereja

Sumber informasi yang gereja gunakan untuk mendapatkan informasi terkait kebencanaan

BMKG; Instagram; WhatsApp Group

Gereja memiliki program atau rencana kegiatan untuk menghadapi bencana

Ya

Gereja memiliki regulasi/SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait respon bencana

Ya

Gereja memiliki alat peringatan dini

Tidak punya

Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana aksesibel bagi kelompok rentan

Punya, tapi tidak diperbarui

Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana

Punya, tapi tidak diperbarui

Apakah ada petugas khusus untuk mengarahkan evakuasi jemaat pada saat ibadah bila terjadi bencana?

Punya, belum berperan optimal

Gereja memiliki komisi atau tim kusus untuk penangulangan bencana

Punya, belum berperan optimal

Apa saja perangkat/peralatan yang dimiliki Gereja terkait kesiapsiagaan bencana

Alat pemadam kebakaran; Safety box berisi dokumen penting; Handy Talkie (HT)

Apakah gereja memiliki alokasi anggaran khusus untuk penanggulangan bencana

Ya, punya

Gereja pernah melakukan sosialisasi tentang penanggulangan bencana pada jemaat

Ya

Siapa pihak-pihak yang bekerja sama dalam penanggulangan becana

TNI/POLRI; BNPB/BPBD; PMI/SAR/Damkar (pemadam kebakaran); LSM/NGO

Gereja menggunakan media komunikasi informasi untuk meningkatkan pemahaman pengurangan risiko bencana

WhatsApp Group

Kebutuhan pelatihan untuk peningkatan kapasitas gereja dalam pengurangan risiko bencana, lingkungan hidup, konflik sosial, radikalisme, dll.

Manajemen barak; PPGD; Teologi bencana; Simulasi bencana; Psikososial korban bencana