- Jumlah Jemaat: 1,084 jiwa
- Laki-laki: 501
- Perempuan: 583
- Penyandang Disabilitas: 23
- Lansia: 155
- Data Tahun: 2026
GPIB Jemaat Marga Mulya Yogyakarta - Jateng Diy
Jl. Marga Mulya No. 5 Ngupasan, Kec.Gondomanan Kota Yogyakarta , DI Yogyakarta
- Koordinat: -7.7993247355725, 110.36464686677
-
3 Ancaman Bencana dalam kurung waktu 5-10 Tahun
Gempa bumi Epidemi dan wabah penyakit (covid-19/korela/PES/Flu Burung/Flu Babi, dll) Konflik sosial antar kelompok/antar komunitas masyarakat -
Kapasitas:
Penilaian Ketangguhan Gereja
Sumber informasi yang gereja gunakan untuk mendapatkan informasi terkait kebencanaan
BMKG; BNPB/BPBD; WhatsApp Group
Gereja memiliki program atau rencana kegiatan untuk menghadapi bencana
Ya
Gereja memiliki regulasi/SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait respon bencana
Ya
Gereja memiliki alat peringatan dini
Punya dan berfungsi
Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana aksesibel bagi kelompok rentan
Punya sudah diperbarui
Gereja memiliki jalur/rute evakuasi bencana
Punya sudah diperbarui
Apakah ada petugas khusus untuk mengarahkan evakuasi jemaat pada saat ibadah bila terjadi bencana?
Punya, belum berperan optimal
Gereja memiliki komisi atau tim kusus untuk penangulangan bencana
Punya, aktif dan selalu meningkatkan kapasitas
Apa saja perangkat/peralatan yang dimiliki Gereja terkait kesiapsiagaan bencana
Kotak P3K; Alat pemadam kebakaran; Alat pengeras suara; Genset
Apakah gereja memiliki alokasi anggaran khusus untuk penanggulangan bencana
Punya tapi hanya tanggap darurat
Gereja pernah melakukan sosialisasi tentang penanggulangan bencana pada jemaat
Tidak
Siapa pihak-pihak yang bekerja sama dalam penanggulangan becana
TNI/POLRI; BNPB/BPBD; PMI/SAR/Damkar (pemadam kebakaran)
Gereja menggunakan media komunikasi informasi untuk meningkatkan pemahaman pengurangan risiko bencana
Khotbah; Poster; Brosur; WhatsApp Group
Kebutuhan pelatihan untuk peningkatan kapasitas gereja dalam pengurangan risiko bencana, lingkungan hidup, konflik sosial, radikalisme, dll.
PPGD; Simulasi bencana; Disabilitas & inklusi; Psikososial korban bencana; Epidemi & penyakit